Dian Sastrowardoyo Fan Site

Dian Sastrowardoyo : Harper’s Bazaar Indonesia

Posted in Fashion, Majalah by Haqi Achmad on Mei 26, 2009

Jenjang Hidup Dian Sastro
Tentang popularitas, komoditas, dan totalitasnya yang terus berproses

Nama Dian Sastro yang besar?
Menjadi bintang itu tidak pernah ada dalam pikiran saya

Bukankah sempat mengikuti pemilihan sampul majalah?
Saat mengikuti Gadis Sampul tahun 1996 itu supaya dapat kesempatan iklan. Honornya untuk membiayai diri sendiri dan sekolah di Boston. Saat itu saya dengar Tracy Trinita sempat mendapat kontrak Benetton dengan nilai ekivalen 50.000 dolar AS. Nilai kontrak saat itu dapat membiayai kuliah S1 termasuk biaya hidup sekitar 4 tahun (sekarang kan udah enggak bisa). Akhirnya masuk Gadis Sampul dan mulai mendapat iklan kemudian berkembang, hingga akhirnya tahun 1999, saya sudah tidak terlalu ambisius dan mulai menghadapi kenyataan bahwa saya hanya akan sekolah di sini.  Akhirnya masuk Universitas Indonesia dan mulai menelusuri ketertarikan terhadap seni dan sastra

Bukan karena ingin dicitrakan sebagai artis yang sok intelek?
Enggaaaaak, keluarga saya itu kental sekali pengaruh sastra dan seninya. Ayah kuliah di Sastra Cina dan ibu dari Sastra Inggris. Semua keluarga tidak ada yang menjadi artis, kok. Sekarang ini saya mau lebih jujur sama diri sendiri. Bahwa sebenarnya saya tidak terlalu suka dunia keartisan. Akhirnya kita menjadi komoditas dan berbicara dalam bahasa bisnis. Kalau saya membiarkan diri menjadi komoditi, kadang-kadang saya jadi tidak fair terhadap diri sendiri

Bukan ketidaksengajaan jadi bintang membuka jalan jadi film-makers?
Saya percaya bahwa saya berkembang secara keseluruhan. Sebagai seorang manusia yang berkembang. Bukan seorang aktris yang berkembang. Kadang kalau terlalu lekat menempelkan suatu label, kita hanya memperbolehkan diri kita berkembang di bidang itu saja. Sementara, saya suka menulis, film, suka bekerja dan suka macam-macam. Banyak sekali yang ingin saya raih dan merasa punya banyak celah dan potensi untuk berkembang. Dan saya sedang memberanikan diri keluar dari zona yang sudah saya selami selama 10 tahun terakhir, dengan mencoba bidang baru yaitu bisnis. Kebetulan masuknya melalui pintu perusahaan konsultan

Apa ini sebabnya menjadi karyawan?

Saya merasa beruntung sekali. Saya mau mencoba sesuatu yang benar-benar baru, belajar dari nol, jadi pemula. Siapa tau, 10 tahun lagi saya bisa jadi seseorang yang diperhitungkan secara profesional. Dan saya tidak takut memikirkan sesuatu seekstrim itu atau katakan pindah karier sepenuhnya

Kalau terjun ke politik?
Ogaaaahhh, enggak suka

Anda total di segala hal, termasuk menjalin hubungan?
Hahaha, iya. Saya memang enggak pernah main-main

3 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. bodrox said, on Mei 27, 2009 at 2:23 am

    dian memang keren bangetz… dan dari foto2 di atas, dia tetap yang tercantik🙂

    miss her…

  2. joktingkir said, on Mei 27, 2009 at 4:35 am

    Ah, kalau gue mendingan luna maya!

  3. DONI said, on Juni 9, 2009 at 4:50 am

    DIAN CANTIK……. BANGET 1000x


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: